Diawali dengan kedatangan seorang polisi rookie yang baru saja
ditugaskan ke Raccoon Police Departement, ia baru saja menyelesaikan
pendidikannya di akademi kepolisian pusat, kecerdasan serta kecekatannya
saat belajar di akademi membuatnya menjadi salah satu new-comer yang
disegani oleh angkatan senior-nya. Pemuda tersebut tak lain bernama Leon
S. Kennedy. Ia seorang pemuda yang idealistis, teguh pada tanggung
jawab, sedikit ambisius serta cakap dalam menyelesaikan setiap masalah.
Leon juga sempat terkenal dan jadi bahan pembicaraan para anggota RPD
sebelum ia ditugaskan disana, Kevin Rayman salah satu anggota RPD yang
sama-sama anggota SPF seperti Leon, mengungkapkan kekagumannya terhadap
cowboy berumur 21 tahun itu. Beberapa anggota kepolisian lain seperti
Marvin Branagh, David Ford juga sempat membicarakannya saat melihat
data-data akademis yang dikirimkan dari pendidikan pusat.
Leon tidak menyadari jika saat itu Raccoon City sedang mengalami krisis,
2 hari sebelumnya ia sempat mampir ke tempat penginapan sembari
minum-minum bersama teman-teman dekatnya, bahkan ia minum sampai mabuk
gara-gara pelampiasan masalah hubungan pribadinya yang lagi kandas
ditengah jalan. Hampir selama sehari Leon tertidur di penginapan,
sampai-sampai tidak sadar jika ia terlambat dalam jadwal tugas.
Tanggal 29 September, Leon akhirnya sampai di perbatasan Raccoon City
tepat pada malam hari. Ditengah-tengah perjalanannya, ia dikejutkan
dengan sesosok mayat wanita yang sedang tergeletak ditengah jalan,
merasa ada sesuatu yang aneh, ia-pun segera turun dari kendaraan untuk
memeriksanya. Saat sedang sibuk memeriksa korban, ia menyadari bahwa ada
sesuatu yang sedang mendekat untuk menghampirinya, segera setelah itu
Leon langsung membalikkan badan dan mencabut pistolnya. Zombie-zombie
yang sempat bersembunyi dibalik gang-gang kecil-pun mulai berdatangan,
dengan posisi siaga, Leon terus mengkonfrontir para zombie-zombie yang
mendatanginya. Namun apalah daya, mereka hanyalah pemangsa yang tak lagi
hidup, berbicara toh juga tidak ada guna-nya. Tak lama kemudian mayat
wanita yang baru saja ia periksa secara tiba-tiba hidup kembali dan
berusaha menyerangnya, Leon yang saat itu masih dalam keadaan bingung
langsung menembakkan pistolnya kearah zombie-wanita tersebut. Merasa
dalam keadaan terancam dengan kepungan “orang-orang aneh”, Leon-pun
berusaha kabur dari kejaran mereka. Saat berlari dipersimpangan jalan,
ia bertemu dengan seorang gadis yang juga sedang diserang oleh zombie,
dengan cepat Leon langsung menolong gadis itu.
Gadis tersebut bernama Claire Redfield, ia adalah adik dari Chris
Redfield salah satu ex. anggota STARS Alpha Team. Claire yang juga
datang ke Raccoon City guna menemui kakaknya ternyata sama-sama tidak
mengetahui keadaan kota tersebut yang sedang dilanda masalah penyebaran
virus, alhasil keduanya langsung terheran-heran dengan kejadian yang
mereka alami barusan. Leon dan Claire akhirnya sepakat untuk mengunjungi
kepolisian pusat untuk mencari informasi serta bantuan, setelah melihat
situasi kiri-kanan dan dirasa cukup aman, mereka langsung mengambil
mobil polisi yang terparkir tidak jauh dari jalan utama dan segera
berangkat menuju RPD station.
USS Delta Team Operation
Beberapa jam sebelumnya, Umbrella juga menerjunkan tim-elite pemusnah
kedua untuk menjalankan misi terakhirnya, USS Delta Team yang
beranggotakan 6 orang mulai dikirim ke Raccoon City dengan menggunakan
helikopter. Umbrella yang kehilangan kontak saat memonitor Nemesis pada
tanggal 28 September, mengira bahwa monster tersebut telah gagal dalam
menjalankan tugas untuk menghabisi Jill saat pertarungan di St. Michael
Clock Tower. Apalagi Umbrella juga mendengar kabar bahwa pemerintah juga
mengirim unit khusus untuk mencari adanya bukti-bukti keterlibatan
Umbrella dengan Raccoon City. Kedua alasan itulah yang akhirnya membuat
USS Delta Team diterjunkan Umbrella pada tanggal 29 September.
Anggota USS Delta Team diisi dengan orang-orang pilihan, mereka adalah
best of the best human soldier yang pernah dimiliki Umbrella, layaknya
Hunk yang memimpin USS Alpha Team, keempat anggota USS Delta Team
kemungkinan juga melakukan pelatihan yang sama dengan Hunk di Rockfort
Military Training Facility. Mereka adalah Lupo (squadleader), Vector
(recon), Spectre (specialist), Beltway (demolition), Bertha (support)
dan Four Eyes (scientist). USS Delta Team juga sangat diistimewakan oleh
Umbrella, bukti bahwa unit ini memiliki perlengkapan serta persenjataan
paling canggih ketimbang unit-unit lainnya membuat Umbrella menaruh
harapan banyak terhadap unit-elite tersebut. Tidak seperti UBCS serta
USS Alpha Team yang hanya dilengkapi senjata standar, Delta Team sudah
dilengkapi dengan combat equipment seperti, Cloaking Device, Nightvision
Google, customize combat knife, senjata G36 dengan scope, M4A1
ber-silencer, Personal Miner, HE Grenade dan beberapa peralatan modern
lainnya.
Tugas USS Delta Team sebenarnya merupakan misi lanjutan yang seharusnya
diselesaikan tim UBCS, namun ketika tim tersebut mengalami kehancuran,
Delta Team akhirnya menggantikan posisi mereka.
Mengamankan atau memusnahkan semua bukti-bukti tentang keterlibatan Umbrella dengan bencana yang sedang menimpa Raccoon City.
Menghabisi semua personel keamanan Raccoon City yang masih hidup ataupun
pihak-pihak tertentu yang akan membahayakan operasi mereka.
Menetralisir unit-unit US Spec Ops yang juga diturunkan oleh pemerintah
guna menginvestigasi sebab-sebab yang terjadi di Raccoon City.
Bisa dibilang tugas mereka layaknya permainan “seek and destroy” yang
menurutku gampang-gampang susah, karena modal utama mereka bukanlah dari
persenjataan serta pengalaman masing-masing individu, melainkan
ketahanan mereka dalam situasi“war-survival” yang terus menerus. Saat
itu USS Delta Team benar-benar diuji sampai sejauh mana mereka bisa
bertahan nantinya.
Dilain tempat, Leon bersama Claire yang sedang melakukan perjalanan
menuju RPD station, tiba-tiba mengalami kecelakaan tidak terduga. Mobil
yang mereka tumpangi sempat ditabrak oleh sebuah truck yang dikendarai
oleh seorang sopir yang sekarat akibat terinfeksi t-virus. Truck yang
lari ugal-ugalan dengan kecepatan tinggi tersebut membuat kendaraan Leon
pontang-panting, apalagi didalam mobil yang dikendarainya terdapat
zombie yang sebelumnya sempat tergeletak di bawah kursi belakang. Leon
dan Claire yang panik dengan kejadian itu, dengan cepat mengamankan
zombie yang ingin memangsa mereka sembari ngebut menghindari kejaran
truck yang berada dibelakangnya. Alhasil kecelakaan-pun terjadi saat di
pertigaan jalan, Leon dan Claire langsung melompat keluar dari mobilnya
sebelum truck tersebut sempat menabrak mereka, kecelakaan hebat itu
akhirnya memisahkan Claire dan Leon dipersimpangan jalan. Dibalik
reruntuhan kendaraan yang hancur, Leon mengatakan kepada Claire untuk
segera menemuinya di RPD station. continued..........