Leon yang masih belum mempunyai pengalaman untuk berhadapan dengan
William ternyata sedikit kesulitan saat mencoba melawannya, serangan
William yang terus membabi-buta membuat Leon harus bolak-balik melakukan
teknik hit and run. Namun hal ini secara kondisi sangat menguntungkan,
karena William sendiri pergerakannya tidak terlalu cepat. Leon yang
mulai memanfaatkan jarak tembak terhadap William akhirnya dengan mudah
dapat mengatasi semua serangannya. William sendiri sudah mengalami
mutasi pada level 2, secara teknis hanya sebatas tingkat resistansi
serta kemampuan serangan fisik saja yang bertambah, namun kalau urusan
kecepatan bergerak nampaknya tidak begitu menggembirakan. Alhasil dengan
tembakan terus-menerus dari jarak yang aman, Leon berhasil menjatuhkan
William.
Sesampainya di Underground Research Facility, Leon kembali melanjutkan
perjalanannya sendirian, ia-pun terpaksa meninggalkan Ada di elevator
untuk beberapa waktu. Didalam ruangan Facility, Leon banyak menemukan
temuan-temuan tentang penelitan dan eksperimen makhluk-makhluk BOW, tak
hanya itu saja, ia juga harus berhadapan dengan beberapa monster monster
lain yang sebelumnya sudah membuat kerusuhan di tempat tersebut. Tak
berselang lama Leon kembali bertemu dengan Anette, yang secara
mengejutkan berhasil dari maut saat jatuh dari jembatan. Anette
mengatakan kepada Leon jika rekannya, Ada adalah seorang mata-mata yang
dikirim untuk mencuri sample G-virus, Leon yang lalu tidak serta-merta
percaya kepada Anette, berniat mencari tahu sendiri tentang niatan Ada
yang sesungguhnya. Diakhir pembicaraan Anette berpesan kepada Leon untuk
segera membawa Sherry keluar dari Raccoon City dengan selamat.
RACCOON CITY INCIDENT - Last Hope
30 September, Claire dan Sherry berhasil memasuki Underground Research
Facility setelah melalui perjalanan yang cukup panjang. Setibanya di
tempat tersebut, Sherry yang sebelumnya terkena infeksi G-virus akhirnya
jatuh sakit, ia mulai demam dan mengalami kondisi yang tidak stabil,
hal ini disebabkan gara-gara ulah William Birkin yang meng-implant
G-embrio kedalam tubuh Sherry saat ia berada di RPD station. Claire yang
khawatir akan keadaannya akhirnya bergegas membawa Sherry ke security
room untuk diistirahatkan. Setelah menitipkan Sherry ditempat yang aman,
Claire kini harus kembali berpetualang untuk menjelajahi seluruh
ruangan yang berada di Underground Research Facility. Bertarung head to
head dengan makhluk BOW seperti Hunter, Licker dan monster aneh lainnya
kini bukan lagi halangan bagi Claire, Claire yang beberapa kali sempat
berhadapan dengan T-103 saat di RPD station ternyata dapat menaklukkan
monster-monster di Research Facility tanpa kesulitan sedikit-pun. Walau
tak memiliki kemampuan bela diri atau penguasaan senjata secara lengkap
namun mental Claire yang bisa dibilang lebih baik ketimbang kakaknya
ternyata merupakan senjata tersendiri untuk menghadapi situasi
kemungkinan terburuk. Tak lama kemudian Claire akhirnya bertemu dengan
Anette, Claire menceritakan kepadanya tentang perjalanannya bersama
Sherry serta penyakit yang sedang dideritanya. Anette yang sempat
terkejut dengan ulah William yang sengaja meng-implant G-embrio kedalam
tubuh Sherry, akhirnya memberikan contoh draft kepada Claire untuk
digunakan sebagai bahan pembuat penangkalnya, yaitu G-vaccine.
Claire-pun segera bergegas untuk membuatnya.
Anette yang tidak terima atas perlakuan William terhadap Sherry berniat
menghancurkan seluruh Facility dengan menggunakan sistem auto-destruct.
Ia berniat mengakhiri semua perjalanana Umbrella di Raccoon City
bersamaan dengan akhir hidupnya. Walau keputusan yang dibuatnya terlihat
sangat sembrono, Toh, Sherry sendiri sudah berada ditangan yang aman
bersama Leon dan Claire. Dengan berharap kepada mereka berdua, Anette
kini tak lagi mengkhawatirkan keadaan putrinya. Setelah mengaktifkan
kode auto-destruct, Anette kembali bertemu dengan William disebuah
koridor laboratorium. Dihadapannya kini, William bukan lagi seorang pria
yang pernah ia kenal selama ini, melainkan hanyalah sesosok monster
yang akan haus darah. William yang saat itu sudah tak lagi mengenali
istrinya, langsung menghabisi Anette dengan tikaman terakhirnya.
Hitung-hitung kondisi Underground Research Facility hampir diambang
kehancuran, Leon dan Claire mulai sibuk dikejar dengan waktu. Claire
yang berhasil menyembuhkan Sherry setelah membuat G-vaccine akhirnya
segera mencari rute tercepat menuju basement underground train. Namun
tidak dengan Leon, dipelarian terakhirnya ia malah dihadang BOW Tyrant
T-103 yang berhasil masuk Facility, kesialan-pun terjadi. Leon yang
tidak siap berhadapan dengannya dalam situasi genting tersebut berusaha
mencoba menghindar dari kejaran T-103, kejar-kejaran sempat terjadi
dikoridor ruang utama sampai pintu masuk elevator, Leon yang mencoba
melumpuhkan T-103 ternyata belum mendapatkan hasil, ia-pun mulai
terpojok, disaat itulah Ada tiba-tiba kembali muncul berusaha untuk
mengalihkan perhatian T-103 dari hadapan Leon. Pertolongan yang ia
lakukan saat itu ternyata harus dibayar mahal, T-103 yang sempat
teralihkan perhatiannya akhirnya berbalik mengincar Ada. Dengan gerakan
cepat, sedetik kemudian T-103 berhasil menangkap Ada dan melemparkannya
hingga menghantam dinding ruangan, alhasil Ada-pun pingsan tak sadarkan
diri. Leon yang terkejut dengan kejadian itu berusaha menolong Ada,
namun hal tersebut sia-sia, T-103 yang sudah berada dihadapan Leon kini
tidak bisa lagi dihentikan, pertarungan satu lawan satu kembali
berlanjut.
Tembak-menembak dan saling kejar-mengejar terjadi ruang utama Facility,
T-103 yang kembali beringas ternyata tidak mengendurkan serangan Leon,
sesaat kemudian ia mencoba menarik monster tersebut ke arah jembatan
yang berada di turntable room, disana Leon berencana untuk
menjatuhkannya dari jembatan. Anyway hal itu akhirnya berjalan sesuai
dengan harapannya, T-103 yang berjalan disalah satu jembatan turntable,
langsung dilumpuhkan pergerakannya oleh Leon, dengan sekali tembakan
pamungkas saja, akhirnya monster tersebut terjatuh.
Leon yang mengira bahwa Ada telah tewas dengan terpaksa kini harus
meninggalkannya sendirian, ia mulai bergegas menuju elevator untuk
mengakses underground train yang berada dibasement. Sesampainya di
lantai dasar, ia kembali dihadang T-103 yang telah bermutasi menjadi
lebih kuat (T-103R), Leon yang sudah kehabisan cara untuk
mengalahkannya, berusaha sebisanya untuk melumpuhkan monster tersebut,
ia-pun merasa tidak ada jalan lagi untuk keluar dari Underground
Research Facility. Tak lama berselang, Leon menemukan sebuah senjata
Rocket Launcher yang tiba-tiba terjatuh dari elevator lantai 2. Tanpa
membuang-buang waktu lagi, Leon segera mengambil senjata tersebut dan
menembakkannya ke arah T-103, dan alhasil !!BANG!! separuh tubuh monster
itu langsung hancur berkeping-keping. Meski terluka parah, T-103 masih
sanggup untuk berdiri walau kelihatannya ia sudah tidak bisa berbuat
apa-apa lagi, dengan cepat Leon langsung mendorongnya hingga terjatuh
dalam kobaran api. At least monster itu-pun akhirnya berhasil
dikalahkan.